Keindahan
Kata Pengantar
Bismillahirrohmannirrohim
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat
rahmatnya, saya masih bisa menulis artikel ini. Kali ini saya akan menulis
tentang keindahan. Apa itu keindahan? Apa itu nilai etetik dan ekstrinsik? Apa itu
kontemplasi dan ekstansi? Dan teori-teori dalam renungan serta keserasian.
Penulisan ini merupakan tugas ilmu budaya dasar
untuk tugas pertemuan ke 3 dengan judul Keindahan. Sebelum masuk ke dalam penulisan,
saya mohon maaf bila ada kesalahan kata penulisan beserta isi penulisan.
Daftar Isi
Bab
I
Latar Belakang...............................................I.1
Rumusan Masalah..........................................I.2
Tujuan Masalah..............................................I.3
Bab
II
Pembahasan.................................................II.1
Bab
III
Penutup......................................................III.1
Latar Belakang
Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah
sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak
dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian
dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang
ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan
dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Rumusan Masalah
1. Jelaskan
tentang Keindahan!
2. Jelaskan
Nilai Etetik dan Ekstrinsik!
3. Jelaskan
tentang Kontemplasi dan Ekstansi!
4. Sebutkan
teori-teori dalam Renungan!
5. Sebutkan
teori-teori dalam Keserasian!
Tujuan Masalah
Tujuan penulisan artikel ini agar kita mengetahui dan
memahami apa itu keindahan. Keindahan memang tak dapat terdefinisi jika kita
tak melihat bentuknya. Keindahan akan terlihat jika kita melihat suatu karya
seni.
Bab
II
Pembahasan
Keindahan adalah sesuatu yang membuat diri maupun hati
manusia terkagum-kagum akan suatu pesona dari manusia, benda, lingkungan tempat
tinggal maupun pemandangan alam yang dilihatnya. Keindahan identik dengan
sesuatu hal yang manusia tersebut baru melihatnya pertama kali, misal manusia
tersebut pergi kesuatu tempat dipesisir pantai yang berada jauh dari tempat
tinggalnya yang belum pernah ia datangi sebelumnya. Dan setiap keindahan itu
tergantung pada selera orang masing – masing.
Menurut saya
keindahan abstrak itu adalah suatu konsep yang dapat diartikan sulit untuk
dipahami, tetapi bukan berarti tidak bisa untuk dimengerti. Sedangkan jika
dibandingkan dengan suatu benda, keindahan tersebut dapat diartikan maupun
diungkapkan dengan kata-kata. Salah satu contohnya yaitu lukisan, patung,
pemandangan dll. Lukisan dan patung adalah karya seni yang dibuat oleh manusia.
Secara garis besar keindahan itu juga dapat dibuat oleh manusia.Keindahan dalam
arti luas
Keindahan
dalam arti luas meliputi
- Keindahan Jasmani
- Keindahan Seni
- Keindahan Alam
- Keindahan Moral
- Keindahan Intelek
Keindahan
dari jasmani dan rohani dapat di ibaratkan keindahan dari jiwa maupun raga yang
dimiliki oleh manusia.
Keindahan
seni dapat diartikan dengan pembuatan hasil karya, entah itu karya musik, tari,
patung, maupun lukisan.
Keindahan
alam dapat di artikan dengan penglihatan akan suatu pesona alam, dan dapat
dijelaskan dengan kata-kata begitu juga sama dengan keindahan seni.
Keindahan
moral dapat dilihat dari perilaku, kepribadian dan tata karma setiap individu
manusia.
keindahan
intelek dimana keindahan dalam cara manusia berfikir dengan cerdik.
Nilai Estetik
Nilai
estetik adalah hal yang mencakup dari keindahan itu sendiri, yaitu keindahan
dapat dinikmati oleh mata, jiwa, perasaan, maupun dengan telinga. Semua hal
tersebut berkenaan dengan apa yang dilihat oleh manusia itu.
Keindahan
juga memiliki nilai ekstrinsik dan nilai instrinsik
Nilai ekstrinsik
Dapat
diartikan sebagai alat bantu untuk menyempurnakan suatu keindahan. Contoh
Sebuah musik jika tidak dibantu dengan nada dan irama yang pas, maka music itu
tidak akan terdengar indah jika tederngar ditelinga.
Nilai intrinsik
Dapat
diartikan dengan nilai yang terkandung dalam suatu keindahan. Contoh Lukisan
yang dibuat oleh tangan manusia memiliki arti dan maksud dari lukisan yang ia
buat. Dalam arti luas adalah pendeskripsian dari lukisan yang dibuat.
Pengertian tentang kontemplasi dan
ekstansi
Setiap
manusia memiliki rasa atau selera tentang keindahan. Sedangkan keindahan
tersebut terbagi lagi menjadi kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi yaitu dasar
dari pemikirian manusia untuk menyatakan keindahan. Sedangkan ekstansi adalah
untuk merasakan atau menikmati suatu keindahan. Jadi kontemplasi dan ekstansi
saling keterhubungan. Sehingga manusia dapat merasakan suatu keindahan dan
kemudian dinyatakan oleh ungkapan.
Renungan
Renungan
bisa dikatakan memikirkan sesuatu hal yang baru maupun belum dialami oleh
manusia. Contoh mengenai keindahan yaitu, suatu ketika manusia ingin membuat
suatu karya seni rupa kemudian manusia itu belum mempunyai ide tentang karya
seni rupa apa yang ingin iya buat, lalu ia merenung dengan menyendiri atau
pergi kesuatu tempat agar ia bisa tenang dan dapat berfikir untuk menemukan ide
untuk karya seni rupa yang ingin ia buat.
Study kasus
: menurut saya jika keindahan dikaitkan pada zaman sekarang, sangatlah buruk.
kenapa saya bilang buruk ? karena sekarang ini banyak sekali manusia yang
mempunyai tangan jahil untuk merusak keindahan. contohnya saja disetiap pinggir
jalan raya pasti ada sampah. sampah tersebut merusak keindahan disekitar
lingkungan, padahal tempat sampah sudah disediakan. tetapi masih ada saja yang
membuang sampah tidak pada tempatnya. mungkin hanya inilah sebagian kecil kasus
– kasus yang dapat merusak keindahan.
Keserasian
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata
rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai
itu mengandung unsur perpaduan,Keserasian berasal dari kata serasi dan dari
kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan
sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran, dan seimbang.
Perpaduan misalnya : Lagu atau nyanyian-nyanyian
merupakan unsur pertentangan antara suara tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-halus
yang terpadu begitu rupa sehingga telinga kita dibuat asyik mendengarkan dan
hati kita pun merasa puas.
Teori estetika keindahan adalah Jean M. Filo dalam
bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar,
yaitu :
1.
Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya.
Yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah
dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar
pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa
diperdebatkan.
2. Kelompok yang berpendapat
bahwa keindahan objektif adanya.
Yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang
intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah
dari pada seekor lalat hijau.
3. Kelompok yang berpendapat
bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif.
Artinya kualitas
keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan
objek substansi.
Penutup
Sekian dari
artikel penulisan ini, mohon maaf bila ada kesalahan kata beserta isinya. Terima
kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar